Rangkuman sbk Bab 4

 Lagu Populer dalam Sajian Vocal Grup

A. Konsep Menyajikan Lagu Secara Vokal Grup

Materi lagu populer sudah dibahas di bab sebelumnya. Bab ini akan membahas penyajian lagu populer ke dalam bentuk vokal grup yang tentunya akan menambah variasi hasil lagu yang akan didengarkan nantinya. Vokal grup ini merupakan bentuk penyajian vokal yang lebih ekspresif dibandingkan paduan suara, karena dalam menyajikan vokal grup kita akan lebih mementingkan aspek keselarasan nada yang enak didengar dan lebih ekspresif bukan berupa partitur lengkap seperti aransemen lagu untuk kelompok paduan suara.

Menyajikan lagu secara vokal grup dituntut untuk kreatif dalam memberikan variasi vokal yang menambah manis komposisi lagunya. Untuk dapat lebih mengenal tentang vokal grup, ada baiknya kita perhatikan hal-hal berikut ini:

1. Ciri-ciri vokal grup

Vokal grup terdiri dari beberapa penyanyi, biasanya terdiri dari 3 sampai 10 orang.

Aransemen vokalnya bebas dan dalam membawakan lagu sebuah

vokal grup lebih dapat ekspresif, misalnya dengan memberikan gerakan yang sesuai untuk menunjang makna lagu. Menggunakan improvisasi yang dominan.

Vokal grup dapat diiringi musik atau tidak diiringi musik (acapella).

2. Aransemen vokal

Sajian vokal grup yang langsung menyita perhatian adalah adanya aransemen lagu yang tentunya akan berbeda dari melodi aslinya. Aransemen lagu ini dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

a. Mencari melodi utama atau pokok dari lagu yang telah dipilih. Sumbernya dapat diambil dari format Mp3, CD, atau partitur lagu.

b. Mencari akor atau harmoni. Akor dapat ditemukan dengan bantuan alat musik seperti piano atau gitar.

c. Memecah suara. Untuk dapat memecah suara, diperlukan sedikit pengetahuan tentang akor, misalnya lagu dalam tangga nada Do-C susunan solmisasinya sebagai berikut:

Tingkatan nada   1   2   3   4   5   6      7.    8

Nama notasi.       C   D   E    F   G    A    B   C

Solmisasi.            do  re  mi  fa sol  la.  si. do

Akor yang digunakan dalam lagu Do-C berasal dari rangkaian nada di atas, setiap notasi akan menjadi not 1 dan untuk not 3 dan 5 dihitung secara berurutan dan jika dijabarkan sesuai dengan rumusan 1 35, maka susunan nada pada akornya sebagai berikut.

d. Memberi nada untuk setiap suara. Tahap ini merupakan kelanjutan dari poin c, yaitu memberikan not pada setiap suara, misalnya dalam vokal grup akan dibagi 3 suara maka nada sudah tersedia berdasarkan akor yang dapat dilihat di tabel di atas. Sebagai contoh, akan dibuat vokal grup wanita dengan susunan 3 suara yaitu S, MS, dan A ((Sopran (S), mezo sopran 2 (MS), dan alto (A)). Jika melodi pokok atau utama lagu ada di sopran 1, maka sopran 2 dan alto tinggal menggunakan nada yang belum digunakan di akor tersebut sesuai dengan ketinggian nadanya.

S.             do (melodi utama) 

Ms           mi 

A             sol ( digunakan sol rendah) 

Contoh pembagian suara untuk vokal grup pria adalah Tenor, Bariton, dan Bass. Proses pembuatan aransemen vokalnya hampir sama langkahnya dengan vokal grup wanita di atas.

Tenor      do ( melodi utama)  

Bariton   mi

Bass         sol ( sol rendah) 

e. Improvisasi lagu. Tahapan selanjutnya adalah mengemas sajian vokal grup lebih menarik, yaitu dengan membuat variasi nada pada melodi lagu di beberapa bagian saja dengan catatan pengembangan nada atau variasi nadanya harus tetap berjalan di akor yang sama. Variasi lainnya dapat dilakukan dengan menambahkan, misalnya intro dan akhir lagu yang menarik. Hal ini sangat tergantung pada kreativitas anggota vokal grup. Oleh karena itu, teruslah perbanyak perbendaharaan variasi nada dan improvisasi lagu dengan banyak mendengarkan karya vokal grup yang terkenal dan bagus.

Intro :

Intro merupakan melodi awal yang dinyanyikan sebelum masuk ke lagu intinya, intro ini dibuat untuk memberikan kesan yang lebih menarik dan lain dari lagu aslinya. Intro dapat diambil dari penggalan bentuk lagu yang dianggap paling menarik di lagu tersebut atau bisa saja intro ini dibuat sendiri sesuai dengan keinginan arrangernya. Yang penting, melodi yang dibuat masih sesuai akornya dengan lagu intinya.

Improvisasi :

Setelah langkah tersebut dilakukan dan sudah mendapatkan kepastian bentuk pembagian suaranya, kita dapat memperindah sajian vokal grup ini dengan memberikan improvisasi atau pengembangan ekspresi yang tetap berpatokan pada akor lagunya walaupun biasanya keluar dari melodi utamanya. Improvisasi ini diberikan tidak di semua bagian lagu, tetapi hanya di beberapa bagian lagu yang memungkinkan untuk diberikan variasi nada, biasanya di bagian lagu dengan not panjang. Improvisasi dalam sebuah vokal grup haruslah dikomunikasikan dan direncanakan, agar improvisasi tidak diulang-ulang dan tidak bersamaan. antarpenyanyi sehingga tujuan improvisasi, yaitu memperindah lagu bisa tercapai dengan tepat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Vlookup dan Hlookup

link

MENGOLAH DATA ANGKA 1